ja_mageia

BRIGHT Indonesia
Is a private institute devoted to independent & non-partisan economic research. We provide high quality research analysis and .more
JCI  1.191,358 -31,767 -2,60%  Top Value BUMI  850   175.425.680.000 -90  -9,57%  Top Vol BUMI  850   205.202.000 -90  -9,57%  Top Freq BUMI  850   5.257 -90  -9,57%  Top Gain +/- LION  3.200    225  7,56%  Top Gain +/-% MASA-W  15    5  50,00%  Top Lose +/- ITMG  8.550    -650  -7,07%  Top Lose +/-% CTRA-W  18    -5  -21,74%  Top Broker(Val) ZP  112.852.057.000  Top Broker (Vol) LG  101.121.000  Top Broker (Freq) PD  4.401  XAO  3.507,7  34,3  0,99%  NI225  7.863,6899  0  0,00%  COMP  2.955,0901  89,4102  3,12%  COMPX  1.449,8  51,7301  3,70%  HSI,X  13.405,8496  0  0,00%
Perkembangan Kemiskinan di Indonesia 2005 - 2009 PDF Print E-mail
Saturday, 11 July 2009 12:41

Berdasarkan data BPS, jumlah penduduk miskin turun sebanyak 2,57 juta, dari 35,10 juta pada Maret 2005 menjadi 32,53 juta pada Maret tahun 2009. Sedangkan angka kemiskinan, turun dari 15,97 persen menjadi 14,15 persen.  Penduduk miskin adalah penduduk yang memiliki rata-rata pengeluaran per kapita per bulan di bawah Garis Kemiskinan (GK). Selain dibedakan atas dasar perdesaan dan perkotaan, dalam prakteknya, penghitungan GK dibedakan pula untuk masing-masing propinsi. GK nasional sebesar Rp.200.262 per kapita per bulan pada Maret 2009 adalah bersifat indikatif, bukan untuk menjadi ukuran praktis seseorang tergolong miskin atau tidak. Penentuannya adalah dengan angka GK pada provinsi dan wilayah perdesaan atau perkotaan di mana penduduk bersangkutan berdomisili. Download di Sini