ja_mageia

Our team and
Associates are drawn from the domestic and abroad, with experience in government and academia, and hold diverse points .more
JCI  1.191,358 -31,767 -2,60%  Top Value BUMI  850   175.425.680.000 -90  -9,57%  Top Vol BUMI  850   205.202.000 -90  -9,57%  Top Freq BUMI  850   5.257 -90  -9,57%  Top Gain +/- LION  3.200    225  7,56%  Top Gain +/-% MASA-W  15    5  50,00%  Top Lose +/- ITMG  8.550    -650  -7,07%  Top Lose +/-% CTRA-W  18    -5  -21,74%  Top Broker(Val) ZP  112.852.057.000  Top Broker (Vol) LG  101.121.000  Top Broker (Freq) PD  4.401  XAO  3.507,7  34,3  0,99%  NI225  7.863,6899  0  0,00%  COMP  2.955,0901  89,4102  3,12%  COMPX  1.449,8  51,7301  3,70%  HSI,X  13.405,8496  0  0,00%
Bright Indonesia
Merekonstruksi Sistem Ekonomi Konstitusional
Tuesday, 18 August 2009 11:47

Kongres Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia XVII telah dilaksanakan pada 30 Juli-1 Agustus 2009 di Bukittinggi, Sumatera Barat, dengan ketua umum terpilihnya adalah Darmin Nasution, Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia.

Hasil kongres tidak cukup membuat kita memberikan apresiasi terhadap tindak lanjutnya bagi perekonomian Indonesia. Padahal, inilah momentum yang sangat tepat jika kita memberikan perhatian terhadap perbaikan sistem ekonomi mainstream (kapitalisme-liberalisme) yang telah memengaruhi sistem ekonomi dunia dan terbukti selalu krisis.

Read more...
 
Perkembangan Kemiskinan di Indonesia 2005 - 2009
Saturday, 11 July 2009 12:41

Berdasarkan data BPS, jumlah penduduk miskin turun sebanyak 2,57 juta, dari 35,10 juta pada Maret 2005 menjadi 32,53 juta pada Maret tahun 2009. Sedangkan angka kemiskinan, turun dari 15,97 persen menjadi 14,15 persen.  Penduduk miskin adalah penduduk yang memiliki rata-rata pengeluaran per kapita per bulan di bawah Garis Kemiskinan (GK). Selain dibedakan atas dasar perdesaan dan perkotaan, dalam prakteknya, penghitungan GK dibedakan pula untuk masing-masing propinsi. GK nasional sebesar Rp.200.262 per kapita per bulan pada Maret 2009 adalah bersifat indikatif, bukan untuk menjadi ukuran praktis seseorang tergolong miskin atau tidak. Penentuannya adalah dengan angka GK pada provinsi dan wilayah perdesaan atau perkotaan di mana penduduk bersangkutan berdomisili. Download di Sini

 
Perkembangan Surplus Bank Indonesia 2003 - 2008
Thursday, 09 July 2009 18:55
Laporan Keuangan Bank Indonesia selama enam tahun (2003-2008) memperoleh Pendapat “Wajar Tanpa Pengecualian” dari BPK. Selama kurun itu, diperoleh surplus sebanyak lima kali, yaitu: Rp1.479 miliar (2003), Rp675 miliar (2004), Rp16.159 miliar (2005), Rp31.009 miliar(2006), Rp17.249 miliar (2008). Dan defisit sebesar Rp1.479 miliar pada tahun 2007. Download di Sini
 
Perkembangan Kredit Mikro Dari Perbankan Cenderung Memburuk
Thursday, 18 June 2009 11:12

Prioritas pengembangan kredit bagi usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) telah menjadi komitmen Bank Indonesia dan Pemerintah. Sejauh yang dikemukakan kepada publik, prioritas itu pun didukung oleh rencana bisnis bank-bank besar. Bahkan, banyak pihak yang memprediksi keadaan kredit bagi UMKM akan lebih baik dibanding dengan kredit non MKM pada kondisi perbankan yang memburuk terkena dampak krisis global. Secara lebih khusus, kredit mikro dianggap akan menjadi tumbuh lebih pesat dibanding kredit lainnya. Download Di Sini

 
Banner